free counters

Jumat, 10 Mei 2013

Pria Tidak Suka Miss V Yang Gundul


(c) shutterstock Vemale.com - Di masa modern seperti ini, makin banyak orang yang sadar akan pentingnya menjaga penampilan, terutama di depan pasangan. Tidak heran jika banyak wanita merapikan atau menghilangkan rambut kemaluan atau pubic hair. Dengan perawatan tersebut, diharapkan para pria lebih menyukainya dan makin bergairah.
Brazilian wax adalah metode menghilangkan rambut kemaluan hingga habis atau gundul. Banyak wanita berpikir bahwa Miss V yang 'bersih' lebih disukai pria, nyatanya tidak demikian. Survei yang dilakukan perusahaan Nad pada 1.000 pria menemukan bahwa mereka lebih menyukai daerah intim wanita yang memiliki rambut terpotong rapi dan tidak gundul, dilansir Huffington Post.
  • Sebanyak 43 persen pria menyukai bentuk rambut kemaluan yang dirapikan berbentuk segitiga bermuda.
  • Sedangkan 17 persen pria menyukai rambut kemaluan wanita dirapikan dengan bentuk landing strip.
  • Sementara itu 15 persen menyukai bentuk hati.
  • Hanya 12 persen yang suka dengan Miss V gundul.
Bagi banyak pria, wanita yang masih memiliki rambut kemaluan dan terpotong rapi lebih terlihat seksi. Bahkan beberapa pria lebih suka jika istrinya masih memiliki rambut kemaluan yang rapi, karena hal itu menunjukkan bahwa dia adalah wanita sejati, bukan boneka manekin.
Setujukah Anda dengan hasil penelitian ini?

Bagi Wanita, Ukuran Mr P Adalah Segalanya

(c) shutterstoc

Vemale.com - Size does't matter tampaknya akan jadi slogan lama, karena sebuah penelitian membuktikan bahwa ukuran adalah hal yang dipertimbangkan wanita pada pasangannya. Penelitian yang dilakukan di Canberra, Australia oleh staf dari National University menemukan bahwa ukuran Mr P pria memainkan peran penting bagi wanita, dilansir Genius Beauty.
Pria Tinggi dengan Mr P Panjang Lebih Disukai
Para ilmuwan menemukan bahwa ukuran Mr P pria terkait dengan preferensi wanita. Ukuran itu penting, begitu menurut para ilmuwan, perempuan umumnya tertarik dengan ukuran besar. Hal ini melawan slogan bahwa ukuran Mr P bukan segalanya, yang penting bagaimana performa sang pria saat bercinta. Nyatanya, wanita juga mempertimbangkan ukuran lain.
Wanita-wanita yang tergabung dalam penelitian menunjukkan bahwa secara tidak sadar, wanita mempertimbangkan rasio pinggul dan bahu, tinggi badan pria dan ukuran Mr P mereka. Para wanita lebih tertarik dengan pria yang tinggi, memiliki rasio tinggi yang pas antara bahu dan pinggul, serta memiliki organ seksual yang panjang. Ukuran yang disukai wanita adalah ukuran yang sedikit lebih panjang dibandingkan dengan ukuran rata-rata.
Ukuran Jadi Pertimbangan
Walau demikian, pria tidak perlu minder. Wanita akan melihat proporsi tinggi badan dan ukuran Mr P, pria yang panjang dianggap sempurna jika memiliki Mr P yang juga panjang. Tetapi.. pria yang lebih pendek tetapi memiliki Mr P panjang tidak terlalu menarik bagi wanita.
Para ilmuwan menyimpulkan bahwa temuan ini berkaitan dengan warisan evolusi. Wanita akan memilih pasangan yang sehat secara reproduksi, menarik secara visual dan lebih tertarik dengan pria kuat yang mampu melindungi keluarga.

Seks di Pagi Hari Perbesar Peluang Kehamilan


(c) shutterstock Vemale.com - Berhubungan intim di malam hari memang mengasyikkan. Selain suasananya lebih tenang, Anda bisa langsung tidur usai beres bercinta.
Namun baru-baru ini sebuah penelitian mengungkap bahwa gairah seks lebih meningkat saat matahari mulai bersinar, tepatnya di pagi hari.
Penelitian yang dilakukan University of South Brittany, Prancis, ini menyatakan bahwa sinar matahari dapat meningkatkan mood dan membuat tubuh menjadi lebih siap saat berhubungan seks, seperti dilansir femalefirst.
Peneliti menambahkan, tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon melatonin di malam hari. Melatonin merupakan hormon yang dapat menyebabkan kantuk dan lemas, sehingga dapat menurunkan gairah seks.
Sedangkan di pagi hari, tubuh pria memproduksi lebih banyak testosteron yang dapat meningkatkan gairah seksual dan kesuburan pria, sehingga lebih bersemangat saat bercinta.
Richard Longhurst, seorang pakar seks di Amerika mengatakan bahwa sinar matahari dapat membuat suasana hati menjadi lebih hangat dan ceria, dan dapat memunculkan gairah untuk bercinta.
Beberapa penelitian terdahulu juga menyebutkan bahwa peluang sperma untuk membuahi sel telur lebih besar saat melakukan hubungan seks di pagi hari, karena produksi testosteron pria mencapai puncaknya.

Fantasi Seks



Vemale.com - Selama beberapa dekade, orang menggunakan imajinasi mereka dengan membayangkan tempat favorit seperti pantai, gunung dan sebagainya untuk mengurangi persepsi rasa sakit saat menjalani perawatan medis.
Penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa University of North Carolina menunjukkan bahwa ada pilihan lain yang lebih efektif untuk meredakan nyeri tanpa menggunakan obat, yakni dengan membayangkan adegan seksual bersama pria atau wanita idaman.
Pada peneliti membagi 40 orang mahasiswa menjadi empat kelompok penelitian untuk merendam tangannya dalam sebuah tangki berisi air es.
Selama proses perendaman ini, kelompok pertama diberitahu agar tidak membayangkan apapun yang dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk mendeteksi rasa sakit.
Kelompok kedua diminta membayangkan adegan netral, misalnya orang berjalan. Kelompok ketiga diminta memikirkan tentang fantasi seksual yang hanya sedikit saja menimbulkan kesenangan. Sedangkan kelompok keempat berfokus pada fantasi seksual yang memberi kesenangan maksimal.
Hasilnya, peserta yang memiliki fantasi seksual yang menyenangkan mengaku berkurang rasa nyerinya saat merendam tangannya di dalam air. Kelompok ini juga lebih mampu mentolerir rasa sakit dan dapat merendam tangannya dalam air es lebih lama.
Nah, mulai sekarang Anda tidak perlu khawatir lagi dengan rasa sakit, karena Anda sudah tahu rahasia untuk meredakannya. Selamat mencoba!

Jogging dan Payudara?

Payudara Bisa Kendur saat Jogging, Jika…

(c) shutterstock.com Vemale.com - Oleh Dunia Fitnes
Selain membantu menurunkan berat badan, latihan ini juga efektif untuk mencegah penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung dan stroke.
Namun Anda para wanita wajib berhati-hati saat latihan jogging atau lari, karena latihan tersebut dapat menyebabkan nyeri dada jika Anda tidak mengenakan ukuran sport-bra yang tepat.
Penelitian di Inggris menunjukkan 30 persen pelari marathon merasakan nyeri pada payudara mereka saat berlari, dan 40 persen dari mereka tidak memberikan penanganan khusus karena nyeri tersebut dianggap hal yang biasa.
Hanya beberapa wanita saja yang mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri, mengompres dengan air, atau menggunakan minyak tertentu untuk mengurangi intensitas nyeri.
Nicola Brown dari University College London yang mempimpin penelitian tersebut mengatakan, perempuan harusnya mengenakan sport-bra yang nyaman agar tidak terjadi peradangan yang bisa merusak otot dan menyebabkan payudara kendur, seperti dilansir Dailymail.
Ukuran payudara yang lebih besar membutuhkan perhatian yang lebih serius saat melakukan jogging ataupun lari, sehingga harus mendapatkan penyangga yang tepat agar tidak mengalami bouncing yang dapat memicu cedera dan nyeri pada payudara.
So, wear your sport-bra ladies! (vem/gil/df)

Pages

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More